Selamat pagi.....
Sudah minum segelas susu hangat yang dipadu dengan ssemangkuk besar havermout dan sepiring kecil buah seger, hmmmm kenyaaaang...
Semalam gw berdiskusi dengan suami tercinta tentang hakikat sebuah kepercayaan. Entah bagaimana awalnya tapi diskusi yang awalnya cuma pengantar tidur itu berkembang menjadi pembicaraan yang serius. Yah, dengan ditengarai oleh beberapa kuapan setiap 5 menit sih, hehehe.
Buat gw, yang namanya kepercayaan itu penting banget. Entah itu kepercayaan kita kepada Tuhan, kepercayaan diri kita sebagai individu, kepercayaan atas apa yang kita yakini, ataupun kepercayaan kita terhadap seseorang/ sekelompok orang. Apalagi jika itu berkaitan dengan sebuah relasi yang terjalin, maka kepentingan si "kepercayaan" tadi semakin besar buat gw. Dan gw percaya bahwa nggak cuma gw yang beranggapan seperti itu. Banyak orang yang mengatasnamakan rasa saling percaya dalam menjalin sebuah hubungan meski ga jarang "kepercayaan" itu sendiri sering menjadi bumerang a.k.a. senjata makan tuan bagi yang memproklamirkannya.
dalam konteks sebuh relasi spesial dengan seseorang, jika kita percaya pada seseorang yang kita cintai, maka kita akan percaya pada hubungan yang tengah kita jalani tersebut, dan kita akan percaya bahwa kita dapat melaluinya dengan segala kelegaan hati. Kepercayaan adalah kata yang gampang diucapkan namun sulit untuk dijaga, sebab ia rapuh dan gampang pecah jika kita memperlakukannya dengan semena-mena. Karena itu untuk menjaganya kita perlu memiliki sahabat-sahabatnya, yakni kejujuran dan kesetiaan.
Emak ingin naik haji
1 week ago
