Selamat pagi.....
Sudah minum segelas susu hangat yang dipadu dengan ssemangkuk besar havermout dan sepiring kecil buah seger, hmmmm kenyaaaang...
Semalam gw berdiskusi dengan suami tercinta tentang hakikat sebuah kepercayaan. Entah bagaimana awalnya tapi diskusi yang awalnya cuma pengantar tidur itu berkembang menjadi pembicaraan yang serius. Yah, dengan ditengarai oleh beberapa kuapan setiap 5 menit sih, hehehe.
Buat gw, yang namanya kepercayaan itu penting banget. Entah itu kepercayaan kita kepada Tuhan, kepercayaan diri kita sebagai individu, kepercayaan atas apa yang kita yakini, ataupun kepercayaan kita terhadap seseorang/ sekelompok orang. Apalagi jika itu berkaitan dengan sebuah relasi yang terjalin, maka kepentingan si "kepercayaan" tadi semakin besar buat gw. Dan gw percaya bahwa nggak cuma gw yang beranggapan seperti itu. Banyak orang yang mengatasnamakan rasa saling percaya dalam menjalin sebuah hubungan meski ga jarang "kepercayaan" itu sendiri sering menjadi bumerang a.k.a. senjata makan tuan bagi yang memproklamirkannya.
dalam konteks sebuh relasi spesial dengan seseorang, jika kita percaya pada seseorang yang kita cintai, maka kita akan percaya pada hubungan yang tengah kita jalani tersebut, dan kita akan percaya bahwa kita dapat melaluinya dengan segala kelegaan hati. Kepercayaan adalah kata yang gampang diucapkan namun sulit untuk dijaga, sebab ia rapuh dan gampang pecah jika kita memperlakukannya dengan semena-mena. Karena itu untuk menjaganya kita perlu memiliki sahabat-sahabatnya, yakni kejujuran dan kesetiaan.
Thursday, March 19, 2009
Wednesday, March 18, 2009
Aku Tertipu...Aku Terjebak...Aku Terperangkap...Prasangkaku..
Rasa-rasanya aku telah keliru...
Menilai situasi sesukaku
Tandanya palsu..tandanya semu...
Bermain dan permainkan aku seperti boneka
Aku tertipu...
Aku terjebak...
Aku terperangkap...
Prasangkaku...
Bisa-bisanya aku terkena
Bisa-bisannya aku terlena
Rupa-rupanya situasi telah menipuku
Dan aku benci tertipu terjebak terperangkap
Oleh PRASANGKAKU sendiri...
Menilai situasi sesukaku
Tandanya palsu..tandanya semu...
Bermain dan permainkan aku seperti boneka
Aku tertipu...
Aku terjebak...
Aku terperangkap...
Prasangkaku...
Bisa-bisanya aku terkena
Bisa-bisannya aku terlena
Rupa-rupanya situasi telah menipuku
Dan aku benci tertipu terjebak terperangkap
Oleh PRASANGKAKU sendiri...
Monday, March 02, 2009
Akan Selalu Ada Hari Esok Yang Cerah, Terang Benderang dan Penuh Warna
Selamat Pagiiii...
Bagaimana kabar pagi ini? Kayanya cukup panas yah, bagus deh..Cuaca yang bagus buat jalan2 pagi (???), cuaca yang bersahabat bagi ibu-ibu yang punya cucian (???) hehehehe...
Sebutuir telur rebus, setangkup roti tawar selai coklat, dan segelas jus kacang ijo baru aja masu dengan sukses ke kampung tengah gw, setelah melewati jalur panjang tenggorokan. Hmmm, nikmat dan kenyang. Kalau begini, baru deh bisa lancar memulai aktivitas hari ini.
Pagi ini; sambil tadi menghirup si Jus Kacang ijo, gw tercenung sendiri. Mencoba untuk lebih jujur ama diri sendiri, gw merefleksikan hidup gw beberapa bulan belakangan. Banyak banget yang udah berubah. Ga sekedar aktivitas keseharian, tapi juga cara gw memandang hidup dan prioritas gw juga berubah. banyak keputusan penting dalam hidup yang udah gw ambil dalam tempo 3 bulan ini. Dan kadang2 gw masih surprise melihat keberanian gw. Sekaligus curious dengan latar belakang alasan atau sejarah yang mencetuskan keputusan2 itu. Kadang2 gw menyesalinya, namun dalam banyak kesempatan, gw sadari bahwa gw menikmati setiap detiknya yang diberikan oleh keputusan tersebut. Memang ga semuanya sempurna, sering juga gw struggling dengan diri gw sendiri, mempertanyakan apa yang gw lakuin sekarang sudah tepat atau belum; memikirkan "what if i did it wrong?" atau "what if i did it differently, what would happening?", bertanya2 apa yang akan terjadi ama hidup gw ntar didepannya.
Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gw berusaha menerima apa adanya, dan menjalani saja apa adanya. Apa yang sudah gw putuskan sendiri dengan matang harus gw pertanggungjawabkan dengan penuh dan mandiri. Tokh, akan selalu ada jalan lain lagi yang bisa gw tempuh didepan. Ga ada gunanya juga terus bergumul tentang yang sudah lalu. Memang kita tidak akan pernah bisa pasti dengan apa yanng terjadi besok. Bisa jadi mendung atau hujan. Bisa jadi juga badai. Tapi akan selalu ada juga hari esok yang cerah, terang benderang, dan penuh warna.
Jadi,...seiring dengan perspektif baru ini, gw menjalani hidup dengan jauuuuuuuuuuuh lebih leluasa, lebih nyaman dengan segala berkah yang gw terima sekarang ini, dan lebih bahagia. Maka, pagi akan selalu cerha buat gw....
Bagaimana kabar pagi ini? Kayanya cukup panas yah, bagus deh..Cuaca yang bagus buat jalan2 pagi (???), cuaca yang bersahabat bagi ibu-ibu yang punya cucian (???) hehehehe...
Sebutuir telur rebus, setangkup roti tawar selai coklat, dan segelas jus kacang ijo baru aja masu dengan sukses ke kampung tengah gw, setelah melewati jalur panjang tenggorokan. Hmmm, nikmat dan kenyang. Kalau begini, baru deh bisa lancar memulai aktivitas hari ini.
Pagi ini; sambil tadi menghirup si Jus Kacang ijo, gw tercenung sendiri. Mencoba untuk lebih jujur ama diri sendiri, gw merefleksikan hidup gw beberapa bulan belakangan. Banyak banget yang udah berubah. Ga sekedar aktivitas keseharian, tapi juga cara gw memandang hidup dan prioritas gw juga berubah. banyak keputusan penting dalam hidup yang udah gw ambil dalam tempo 3 bulan ini. Dan kadang2 gw masih surprise melihat keberanian gw. Sekaligus curious dengan latar belakang alasan atau sejarah yang mencetuskan keputusan2 itu. Kadang2 gw menyesalinya, namun dalam banyak kesempatan, gw sadari bahwa gw menikmati setiap detiknya yang diberikan oleh keputusan tersebut. Memang ga semuanya sempurna, sering juga gw struggling dengan diri gw sendiri, mempertanyakan apa yang gw lakuin sekarang sudah tepat atau belum; memikirkan "what if i did it wrong?" atau "what if i did it differently, what would happening?", bertanya2 apa yang akan terjadi ama hidup gw ntar didepannya.
Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gw berusaha menerima apa adanya, dan menjalani saja apa adanya. Apa yang sudah gw putuskan sendiri dengan matang harus gw pertanggungjawabkan dengan penuh dan mandiri. Tokh, akan selalu ada jalan lain lagi yang bisa gw tempuh didepan. Ga ada gunanya juga terus bergumul tentang yang sudah lalu. Memang kita tidak akan pernah bisa pasti dengan apa yanng terjadi besok. Bisa jadi mendung atau hujan. Bisa jadi juga badai. Tapi akan selalu ada juga hari esok yang cerah, terang benderang, dan penuh warna.
Jadi,...seiring dengan perspektif baru ini, gw menjalani hidup dengan jauuuuuuuuuuuh lebih leluasa, lebih nyaman dengan segala berkah yang gw terima sekarang ini, dan lebih bahagia. Maka, pagi akan selalu cerha buat gw....
Monday, December 22, 2008
Seperti Baru Kemarin
Seperti baru kemaren gw masuk ke dalam satu environment baru, kenapa hari ini sudah harus keluar berpindah dan merasakan yang seperti kemaren lagi?
Kadang kita bertanya-tanya dalam hati kenapa kita harus selalu memulai hal yang baru lagi, padahal baru kemarin hal itu kita lakukan. Kadang pengen marah saat mengulang-ulangnya namun tak tahu harus menolak bagaimana. Bingung bagaimana melakukannya lagi persis seperti kemarin. Bingung harus meninggalkan jejak bagus lagi seperti kemarin.
Hmmmmphh.....Seperti baru kemarin kita mengerjakan apa yang kita kerjakan hari ini. Seperti baru kemarin kita mengumbar banyak sennyum sebagai pertanda "hello" lalu hari ini harus mengulangnya lagi. Entah sudah berapa ratus kali kita menyebut nama kita kemarin, tapi hari ini harus diulang lagi.
Hmmmmph, seperti baru kemaren jadi anak baru...dan sekarang kita harus jadi anak baru lagi???
Kadang kita bertanya-tanya dalam hati kenapa kita harus selalu memulai hal yang baru lagi, padahal baru kemarin hal itu kita lakukan. Kadang pengen marah saat mengulang-ulangnya namun tak tahu harus menolak bagaimana. Bingung bagaimana melakukannya lagi persis seperti kemarin. Bingung harus meninggalkan jejak bagus lagi seperti kemarin.
Hmmmmphh.....Seperti baru kemarin kita mengerjakan apa yang kita kerjakan hari ini. Seperti baru kemarin kita mengumbar banyak sennyum sebagai pertanda "hello" lalu hari ini harus mengulangnya lagi. Entah sudah berapa ratus kali kita menyebut nama kita kemarin, tapi hari ini harus diulang lagi.
Hmmmmph, seperti baru kemaren jadi anak baru...dan sekarang kita harus jadi anak baru lagi???
Tuesday, December 09, 2008
ngga ngerti
Gw ga ngerti...kenapa jalan pikiran orang tuh bisa berubah sewaktu-waktu yah? Gw bingung...kenapa saat tidak dihadapkan pada satu kondisi seseorang tuuh bisa berbicara hal yang berbeda tentang suatu kondisi tertentu yang ketika telah dihadapkan kepadanya maka hal yang ia utarakan malah sama sekali berbeda... apakah itu yang dinamakan tidak punya pendirian atau justru itu sebuah kejujuran?
Kalau begini jadinya, apa gunanya dulu berbicara didepan? Hanya akan memberikan harapan bukan? Apa gunanya berbicara berbunga-bunga? Cuma menambah kekesalan di masa depan. Dan kekecewaan akan tidak adanya dukungan.
Gw ga ngerti. Betapa susahnya mengenali kembali orang yang kita pikir kita mengerti.
Kalau begini jadinya, apa gunanya dulu berbicara didepan? Hanya akan memberikan harapan bukan? Apa gunanya berbicara berbunga-bunga? Cuma menambah kekesalan di masa depan. Dan kekecewaan akan tidak adanya dukungan.
Gw ga ngerti. Betapa susahnya mengenali kembali orang yang kita pikir kita mengerti.
Thursday, December 04, 2008
Cari Yang Baru Aja
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah lama gitu...
Too manY things to Let go...
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah punYa banyak hal yang dibagi bersama
Too manY things to forget...
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara agak-agak malas memulai lagi ama yang baru
Too manY things to restart
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya ga susah siiih...
Cuma males nentuinnYa
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah lama gitu...
Too manY things to Let go...
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah punYa banyak hal yang dibagi bersama
Too manY things to forget...
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara agak-agak malas memulai lagi ama yang baru
Too manY things to restart
Cari yang baru aja,...kok susah
Ya ga susah siiih...
Cuma males nentuinnYa
Tuesday, December 02, 2008
Begitulah Manusia
Seperti tersambar petir di siang bolong
Aku kaget setengah mati
Nafs serasa terhenti di kerongkongan
Kepala serasa beku tersiram es maha dasyat
Telinga berdentam, bertalu bagai godam memekakkan
Darah menyusut begitu cepat, memucat tak berwarna
Aku kaget
Aku marah
Aku murka
Aku muak
Aku tak mengira manusia yang terbaik pun tak selalu baik seperti terlihatnya...
Aku kaget setengah mati
Nafs serasa terhenti di kerongkongan
Kepala serasa beku tersiram es maha dasyat
Telinga berdentam, bertalu bagai godam memekakkan
Darah menyusut begitu cepat, memucat tak berwarna
Aku kaget
Aku marah
Aku murka
Aku muak
Aku tak mengira manusia yang terbaik pun tak selalu baik seperti terlihatnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)
